Minggu, 20 November 2011

Salju Gurun


Di hamparan gurun yang serangam, jangan lagi menjadi butiran pasir. Sekalipun nyaman engkau di tengah impitan sesamamu, tak akan ada yang tahu jika kau melayang hilang.

Di lingkungan gurun yang serba serupa jangan lagi menjadi kaktus. Sekalipun hijau warnamu, engkau tersebar di mana-mana. tak akan ada yang menagis rindu jika kau mati layu.

Di lansekap gurun yang mahaluas, lebih baik tidak menjadi oase. Sekalipun rasanya kau sendiri, burung-burung yang tinggi akan melihat kembaranmu di sana-sini.

Di tengah gurun yang tertebak , jadilah salju abadi. Embun pagi tak akan kalahkan dinginmu, angin malam tak akan menggigil ketika melewatimu , oase akan jengah dan kaktus terperangah. Semua butir pasir akan tahu jika kau pergi, atau sekadar bergerak dua inchi.

Dan setiap senti gurun akan terinspirasi karena kau berani beku dalam neraka, kau berani putih meski sendiri, karena kau... BERBEDA...

From: Filosofi Kopi by Dee (Dewi Lestari)
one of my favourite writer.. read her blog also..^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar